https://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/issue/feedAlmufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-07-22T13:26:28+00:00Dr. Ahmad Rustam, M.Pdahmad.rustam1988@gmail.comOpen Journal Systems<p class="Body"><strong>Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM)</strong></p> <p class="Body">Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) diterbitkan oleh Yayasan Almubarak Fil Ilmi dengan <em>peer-reviewed journal</em>. Dalam AJPKM memuat artikel ilmiah dari berbagai bidang / disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel yang terpublikasi di AJPKM teridiri dari hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di AJPKM maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. AJPKM menerima Artikel atau naskah dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah baik pendekatan kuantitatif maupun kualitatif dengan format pengabdian kepada masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan di antaranya:</p> <ol> <li>Pendidikan</li> <li>Sosial</li> <li>Sains</li> <li>Hukum</li> <li>Keolahragaan</li> <li>Bahasa</li> <li>Bisnis dan Ekonomi </li> <li>Teknik dan Kejuruan</li> <li>Kesenian</li> </ol> <p>Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) terbit setiap bulan Juli dan Desember.</p>https://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/505Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar E-Comic Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru-Guru SD IT Al Amin Sindangkasih Ciamis2026-06-07T07:39:01+00:00Nani Ratnaningsihnaniratnaningsih@unsil.ac.idHetty Patmawatihettypatmawati@unsil.ac.idEdi Hidayatedihidayat@unsil.ac.idSATYA SANTIKAsatyasantika@unsil.ac.idRiantorianto@unsil.ac.idReno Triyono232151082@student.unsil.ac.idZahra Salsabila Mutmainah232151103@student.unsil.ac.id<p>Pelatihan pembuatan bahan ajar berbasis e-comic untuk guru-guru SD IT Al Amin di Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis dilaksanakan guna meningkatkan kompetensi profesional dan inovasi pembelajaran digital. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya penguasaan media pembelajaran digital interaktif di kalangan guru, yang berdampak pada motivasi dan pemahaman belajar siswa. Metode pelatihan mencakup sesi teori dan praktik penggunaan aplikasi pembuat e-comic seperti Comic Life dan Canva, disertai pendampingan dan evaluasi produk. Hasil pelaksanaan pelatihan, mulai dari persiapan sampai pendampingan sesuai dengan harapan, guru-guru mengikuti kegiatan dari awal sampai pada proses pendampingan pembuatan bahan ajar e-comic. sebagai hasil evaluasi diperoleh kepuasan dari guru-guru terhadap kegiatan pelatihan bahan ajar e-comic yaitu secara keseluruhan dari indikator kegiatan materi pelatihan, rata-rata menjawab sangat setuju sebesar 61,8 % dan 38,2% menjawab setuju. untuk indikator narasumber sebesar 83% sangat setuju dalam menguasai materi, dan 17% setuju dalam penguasaan materi. pada indikator Metode dan media pelatihan yang digunakan, 56% sangat setuju dengan metode pelatihan yang digunakan, 38,4% setuju, dan ada 5,6% yang tidak setuju. untuk indikator fasilitas dan sarana sebanyak 66,7% sangat setuju, 30,7% setuju, dan 2,6% tidak setuju dengan fasilitas dan sarana. pada indikator dampak dan manfaat sebanyak 68,7% guru-guru menjawab sangat setuju dan 31,3% menjawab setuju. sebanyak 65,98% sangat setuju pada indikator penyelenggaraan dan teknis, sedangkan 34,02% setuju. sehingga memberikan dampak positif dalam kegiatan pengabdian ini.</p> <div style="all: initial !important;"> </div>2026-06-27T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Nani Ratnaningsih, Hetty Patmawati, Edi Hidayat, Satya Santika, Rianto, Reno Triyono, Zahra Salsabila Mutmainahhttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/600Pengenalan Dasar Kecerdasan Buatan dan Prinsip Etika Penggunaannya bagi Siswa SMA Telkom Bandung2026-06-24T04:34:46+00:00Jondrijondri@telkomuniversity.ac.idIndwiartiindwiarti@telkomuniversity.ac.idAgung Toto Wibowoagungtoto@telkomuniversity.ac.id<p>Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 menjadikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai salah satu kompetensi esensial yang perlu dimiliki peserta didik. Naskah Akademik Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial pada Pendidikan Dasar dan Menengah yang dikeluarkan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia menegaskan pentingnya integrasi literasi komputasi, pemrograman, dan AI secara sistematis dalam kurikulum, sekaligus menekankan dimensi etika, tanggung jawab, dan keamanan digital. Siswa Sekolah Menengah Atas berada pada posisi strategis sebagai calon talenta digital masa depan. Namun, pemahaman mereka terhadap konsep dasar AI dan implikasi etis penggunaannya masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pengenalan dasar-dasar kecerdasan buatan serta penanaman prinsip etika dalam pemanfaatan AI di konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan berupa pemaparan materi secara interaktif berbasis studi kasus, dan diskusi kelompok terarah mengenai konsep dasar AI dan masalah etika dalam penggunaan AI seperti privasi data, plagiarisme berbantuan AI,dan tanggung jawab pengguna teknologi. Kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi sederhana tentang cara kerja AI untuk memperkuat pemahaman konseptual siswa. Hasil pengabdian masyarakat dapat dirasakan oleh peserta. Hal ini dapat dilihat dari 90% peserta yang menjawab setuju dan sangat setuju untuk pertanyaan kuesioner “materi kegiatan sesuai dengan kebutuhan mitra/peserta.<br /><br /></p>2026-06-27T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jondri, Indwiarti, Agung Toto Wibowohttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/603Implementasi website Deteksi Dini Risiko Diabetes Melitus Berbasis Machine Learning di Posyandu Melati Desa Cipagalo2026-06-24T06:45:14+00:00R Yunendah Nur Fu'adahyunendah@telkomuniversity.ac.idAminah Indahsari Marsukiaminahindahsarim@telkomuniversity.ac.idThalita Dewi Rahmaniarthalitadewirahmaniar@telkomuniversity.ac.id<p>Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat dialami oleh berbagai kelompok usia, termasuk masyarakat usia produktif dan lanjut usia, serta membutuhkan perhatian dan pengelolaan berkelanjutan. Tantangan di wilayah pedesaan seperti keterbatasan akses layanan kesehatan, rendahnya literasi kesehatan, serta belum optimalnya deteksi dini dan pemantauan rutin dapat menyebabkan risiko diabetes tidak teridentifikasi secara tepat waktu. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan website <em>screening</em> diabetes berbasis machine learning sebagai sarana deteksi dini dan prediksi risiko diabetes pada masyarakat usia produktif dan lansia. Mitra utama kegiatan ini adalah Posyandu Melati Desa Cipagalo, yang berperan sebagai lokasi pelaksanaan sekaligus penggerak layanan kesehatan berbasis komunitas. website yang dikembangkan menghasilkan keluaran berupa tingkat risiko diabetes secara individual melalui pemodelan machine learning yang memanfaatkan indikator klinis dan faktor risiko, meliputi kadar glukosa darah, tekanan darah, indeks massa tubuh (Body Mass Index/BMI), usia, serta riwayat keluarga terhadap diabetes. Pemanfaatan pendekatan komputasional ini diharapkan memberikan prediksi yang lebih objektif, cepat, dan konsisten, sehingga dapat memperkuat dasar pengambilan keputusan promotif dan preventif di tingkat komunitas, tanpa menggantikan peran tenaga kesehatan. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan dan koordinasi dengan mitra, sosialisasi mengenai diabetes dan pentingnya deteksi dini, pelatihan penggunaan website bagi kader Posyandu Melati, implementasi website dalam layanan rutin posyandu, serta evaluasi efektivitas dan tingkat pemanfaatan. Keterlibatan mitra difokuskan pada fasilitasi kegiatan, pendampingan peserta selama proses pengisian data klinis, serta pengelolaan data hasil <em>screening</em> sesuai etika dan kebutuhan layanan komunitas. Luaran yang diharapkan meliputi meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait risiko diabetes, tersedianya data awal prediksi risiko diabetes di Posyandu Melati Desa Cipagalo sebagai dasar tindak lanjut edukasi dan rujukan, serta meningkatnya adopsi teknologi berbasis machine learning untuk mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat di tingkat desa. Secara umum, Materi kegiatan sesuai dengan kebutuhan Masyarakat dengan persentase 100% dari hasil survey lapangan yang dilakukan. Aplikasi ini juga bermanfaat dalam membantu melakukan prediksi diabetes sebesar 89.2%. User interface aplikasi mudah dipahami dengan persentase hasil survey 81.6%.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 R Yunendah Nur Fu'adah, Aminah Indahsari Marsuki, Thalita Dewi Rahmaniarhttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/608Aplikasi Monitoring Kesehatan dan Kebugaran untuk Anggota Skadik 202 Wingdik 200/Lek Pusdik Kodiklatau Bandung 2026-07-02T05:53:47+00:00Gelar Budimangelarbudiman@telkomuniversity.ac.idRaditiana Patmasari raditiana@telkomuniversity.ac.idKhoirul Anwaranwarkhoirul@telkomuniversity.ac.id Agus Kusnayatguskus@telkomuniversity.ac.id<p>Kesehatan dan kebugaran personel merupakan faktor krusial dalam menjaga kesiapan operasional satuan TNI AU, namun di Lanud Sulaeman Kopo, Kabupaten Bandung, pemantauan kondisi kesehatan dan kebugaran anggotanya masih menghadapi tantangan signifikan. Proses pencatatan data kesehatan seperti tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat latihan kebugaran masih banyak dilakukan secara manual atau terpencar di berbagai buku catatan, menyebabkan data tidak terintegrasi, sulit dilacak secara historis, dan memperlambat proses evaluasi kondisi personel oleh satuan kesehatan (Satkes). Ketergantungan pada sistem konvensional ini membatasi kemampuan komandan satuan dan tenaga kesehatan untuk memperoleh gambaran cepat dan akurat mengenai tingkat kesiapan personel. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pengabdian masyarakat ini mengusulkan Implementasi Aplikasi Monitoring Kesehatan dan Kebugaran berbasis web di lingkungan SKADIK 202 WINGDIK 200/LEK PUSDIK KODIKLATAU BANDUNG. Aplikasi ini bertujuan membangun fondasi sistem informasi digital yang terintegrasi, yang memungkinkan tenaga kesehatan (Satkes) dan admin mendata seluruh personel, mencatat hasil pengukuran kesehatan berkala (tekanan darah, denyut nadi, IMT), serta merekam hasil tes kebugaran seperti lari atau push-up. Dengan sistem ini, data personel tidak lagi tersebar, melainkan tersimpan dalam satu pangkalan data terpusat yang aman dan mudah diakses melalui perangkat komputer, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam menjaga kesiapan fisik seluruh anggota satuan.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Gelar Budiman, Raditiana Patmasari , Khoirul Anwar, Agus Kusnayathttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/611Pengembangan Troli Multifungsi untuk Mendukung Produktivitas dan Kemandirian Lembaga Bina Laras Sumedang2026-07-03T11:01:09+00:00Agus Kusnayat guskus@telkomuniversity.ac.idTatang Mulyanatatangmulyana@telkomuniversity.ac.idAgus Pratondopratondo@telkomuniversity.ac.idGelar Budimangelarbudiman@telkomuniversity.ac.id<p>Lembaga Bina Laras Sumedang merupakan lembaga rehabilitasi sosial yang menyelenggarakan berbagai kegiatan produktif, termasuk peternakan dan pengelolaan pakan ternak sebagai sarana pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah proses pemindahan pakan, bahan baku, dan perlengkapan operasional yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan tenaga besar, waktu yang lama, dan berpotensi menimbulkan kelelahan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan troli multifungsi sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi material handling serta mendukung produktivitas dan kemandirian lembaga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>Community-Based Research</em> (CBR) dan <em>Participatory Rural Appraisal</em> (PRA) yang melibatkan mitra dalam identifikasi kebutuhan, perancangan alat, implementasi, pelatihan, dan evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, analisis kebutuhan, perancangan troli berbasis ergonomi, fabrikasi, pengujian fungsional, pelatihan penggunaan, dan monitoring keberlanjutan program. Hasil implementasi menunjukkan bahwa troli multifungsi mampu mempercepat proses distribusi pakan, mengurangi beban kerja fisik pengguna, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan kemudahan mobilitas pada area peternakan. Pelatihan yang diberikan juga meningkatkan kemampuan warga binaan dalam mengoperasikan dan merawat peralatan secara mandiri. Program ini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi tepat guna berbasis kebutuhan masyarakat mampu mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi lembaga. Dengan demikian, troli multifungsi dapat menjadi model inovasi sederhana yang berkelanjutan dan mudah direplikasi pada lembaga sosial sejenis.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Agus Kusnayat , Tatang Mulyana, Agus Pratondo, Gelar Budimanhttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/613Optimalisasi Pemanfaatan Jerami Padi Bernilai Ekonomi Untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Padi Sawah di Desa Sindang Kasih Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan2026-07-04T07:11:01+00:00Nurmayanurmayaagribisnis@gmail.comHariantiharianti.agribisnis@gmail.comHasriatihasriatiagry@gmail.comLa Harudinlaharudin98@gmail.comHaerudin Taotaohaerudin@gmail.comM.Syahadatmuhsyahadat24@gmail.comInalinal.kolasiwano@gmail.comAwal Maulid Sari awalmaulids86@gmail.comNatsir Sandiahnatsir.sandiah@uho.ac.idHajarhambaallahhajar@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan jerami padi menjadi produk bernilai ekonomi guna meningkatkan pendapatan petani padi sawah di Desa Sindang Kasih, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah rendahnya pemanfaatan jerami padi karena sebagian besar jerami dibakar atau dibiarkan membusuk di lahan sehingga belum memberikan nilai tambah ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi kelompok tani, serta identifikasi masalah melalui wawancara dan observasi lapangan. Materi yang diberikan mencakup manfaat jerami, teknik pengolahan jerami menjadi pakan ternak, pupuk organik, media tanam jamur serta gambaran tambahan pendapatan yang dapat diperoleh petani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan jerami masih rendah, namun kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pemahaman petani mengenai potensi ekonomi jerami padi. Petani mulai memahami bahwa jerami dapat dimanfaatkan untuk mengurangi biaya produksi, meningkatkan kesuburan tanah, serta menjadi sumber pendapatan tambahan. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir petani terhadap jerami sebagai sumber daya ekonomi yang mendukung pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Nurmaya, Harianti, Hasriati, La Harudin, Haerudin Tao, M.Syahadat, Inal, Awal Maulid Sari , Natsir Sandiah, Hajarhttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/620Coaching Clinic Wajib Pajak Cerdas di Era Digital: Optimalisasi Coretax System2026-07-06T13:28:10+00:00Petrus Fraidylegif Putra Djatufraidyputra@utssurabaya.ac.idManuel Aristo Surbaktimanuel.aristo@utssurabaya.ac.idAmada Ramadhaniamadadhani@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi perpajakan digital wajib pajak orang pribadi dan pelaku UMKM di wilayah Surabaya Barat Kecamatan Tandes dalam mengadopsi <em>Coretax System</em> yang resmi diluncurkan pemerintah pada Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan teknis, dan kepatuhan sukarela wajib pajak melalui model <em>coaching clinic</em> yang partisipatif. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang dipadukan dengan pendekatan andragogi, mencakup <em>need assessment</em>, <em>hands-on training</em>, <em>peer learning</em>, dan <em>individual coaching</em> terhadap 40 peserta yang dilaksanakan di Universitas Teknologi Surabaya (UTS). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 54,3 (<em>pre-test</em>) menjadi 81,7 (<em>post-test</em>) atau naik sebesar 50,5%, dengan 84,2% peserta melampaui ambang kelulusan yang ditetapkan (skor ≥70), melampaui target awal sebesar 75%. Selain capaian teknis, kegiatan ini mendorong perubahan sosial berupa munculnya <em>local leader</em> organik dalam bentuk “<em>tax buddy</em>”, terbentuknya komunitas belajar pajak digital, dan pergeseran orientasi kepatuhan dari <em>compliance by fear</em> menuju <em>compliance by commitment</em>. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan <em>coaching</em> <em>clinic</em> berbasis pengalaman langsung dan partisipasi aktif efektif digunakan dalam mendampingi wajib pajak menghadapi transisi sistem administrasi perpajakan digital.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Petrus Fraidylegif Putra Djatu, Manuel Aristo Surbakti, Amada Ramadhanihttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/627Pengembangan Program Kewirausahaan Sekolah melalui Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi Pendidikan (SDGs 8, Asta Cita 3)2026-07-17T02:14:19+00:00Rahmattullahrahmattullah@bbg.ac.idFatma SariFatmaasarii58@gmail.comAnis Nabilaanisnabila5251@gmail.comSila Wati Fitrisilawatifitri05@gmail.comFebi Suryandafebisuryanda86@gmail.comWidya Rizki AgustinaW258564@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan program kewirausahaan sekolah melalui penerapan <em>Manajemen Berbasis Sekolah</em> (MBS) dalam mendukung kemandirian ekonomi pendidikan yang berorientasi pada <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs) ke-8 dan <em>Asta Cita</em> ke-3. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 14 Banda Aceh sebagai sekolah binaan dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan komite sekolah sebagai peserta pendampingan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep kewirausahaan sekolah, pelatihan penyusunan rencana usaha sekolah, pendampingan implementasi kegiatan kewirausahaan, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan MBS mampu memberikan keleluasaan sekolah untuk mengelola potensi lokal, menumbuhkan inovasi usaha berbasis kreativitas siswa, serta memperkuat sumber pendanaan mandiri sekolah. Selain itu, kegiatan ini mendorong kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang produktif dan berdaya saing.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Rahmattullah, Fatma Sari, Anis Nabila, Sila Wati Fitri, Febi Suryanda, Widya Rizki Agustinahttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/628Peningkatan Kreativitas Anak melalui Kegiatan Kerajinan Bunga dari Kertas Origami di Lingkungan Komplek2026-07-17T03:13:13+00:00Maulizan Z.Amaulizanza@gmail.comMumfarida Ridafaridamum5@gmail.comSafera DewiSaveradewi37@gmail.comNurhaidaHidahaida785@gmail.comHanifaHanifatanjung46@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh perlunya kegiatan edukatif dan kreatif bagi anak-anak di lingkungan komplek yang dapat meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta minat belajar melalui aktivitas yang menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus anak-anak komplek melalui pelatihan pembuatan kerajinan bunga dari kertas origami. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar yang tinggal di lingkungan komplek. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu: (a) perencanaan kegiatan dan penyusunan materi kerajinan origami, (b) pelaksanaan kegiatan dengan memberikan penjelasan dan demonstrasi pembuatan bunga origami, (c) pendampingan anak-anak selama proses pembuatan kerajinan, (d) evaluasi hasil karya anak-anak, serta (e) refleksi untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu mengikuti setiap tahapan pembuatan bunga origami dengan baik, menunjukkan antusiasme yang tinggi, serta menghasilkan karya yang beragam dan kreatif. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan rasa percaya diri, kerja sama, dan kemampuan berkarya anak-anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kerajinan bunga dari kertas origami memberikan dampak positif terhadap pengembangan kreativitas dan keterampilan anak-anak di lingkungan komplek.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Maulizan Z.A, Mumfarida Rida, Safera Dewi, Nurhaida, Hanifahttps://mail.almufi.com/index.php/AJPKM/article/view/630Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Video Pembelajaran Berbasis Camtasia melalui Program Pelatihan di SMA Negeri 2 Konawe Selatan2026-07-22T13:26:28+00:00Mustamin Anggomustaminanggo@uho.ac.idRahmatrahmat_lison@uho.ac.idFacharuddin Mustarifacharuddin@uho.ac.idEra Maryantiera.maryanti@iainkendari.ac.idFahinufahinu@uho.ac.idHafiludin Samparadjahafiludin79@yahoo.comLa Arapulaarapu@gmail.comWa Ode Indrawatiwaodeindrawati013@gmail.comMustika Kurniasarimustika.kurniasari@gmail.com<p>Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif dan efektif. Salah satu bentuk media yang dapat mendukung proses pembelajaran adalah video pembelajaran, namun kemampuan guru dalam mengembangkan media tersebut masih relatif terbatas. Kondisi serupa ditemukan pada guru-guru SMA Negeri 2 Konawe Selatan yang sebagian besar masih memanfaatkan media presentasi konvensional dan belum memiliki keterampilan dalam menggunakan aplikasi Camtasia untuk membuat video pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan video pembelajaran berbasis Camtasia melalui program pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 12 orang guru melalui tahapan analisis kebutuhan, persiapan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik pembuatan video pembelajaran, pendampingan, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu menginstal dan mengoperasikan aplikasi Camtasia, memahami fungsi fitur-fitur utama, serta menghasilkan video pembelajaran sederhana sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis video, tetapi juga memperkuat kompetensi digital guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program pelatihan Camtasia dapat menjadi salah satu alternatif model pengembangan kompetensi guru yang efektif dalam mendukung implementasi pembelajaran digital di sekolah.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Mustamin Anggo, Rahmat, Facharuddin Mustari, Era Maryanti, Fahinu, Hafiludin Samparadja, La Arapu, Wa Ode Indrawati, Mustika Kurniasari