Implementasi Colaboratif Learning dalam Kompetensi Pengetahuan Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Nanang Faisol Hadi SMPN 5 Penajam Paser Utara

Keywords:

colaboratif learning, prestasi belajar, motivasi, Pendidikan agama islam

Abstract

Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung menunjukkan interaksi yang bertujuan. Guru dan anak didiklah yang menggerakannya. Interaksi yang bertujuan itu disebabkan gurulah yang memaknainya dengan menciptakan lingkungan yang bernilai edukatif demi kepentingan anak didik dalam belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. hasil penelitian yang telah dipaparkan selama tiga siklus, hasil seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: Model colaboratif learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. Pembelajaran ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (57.14%), siklus II (78.57%), siklus III (100%). Penerapan pembelajaran model colaboratif learning mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Ia dapat menjadikan siswa merasa dirinya mendapat perhatian dan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, ide dan pertanyaan. Siswa dapat bekerja secara mandiri maupun kelompok, serta mampu mempertanggungjawabkan segala tugas individu maupun kelompok.

References

Ali, H. M. (1996). Guru dalam proses belajar mengajar. Bandung: PT Sinar Baru Algensindo.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineksa Cipta

Djamarah, S. B. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineksa Cipta.

Hamalik, O. (2002). Psikologi belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Hasibuan K.K. & Moerdjiono. (1998). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Margono. (1997). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta. Rineksa Cipta.

Ngalim, P. M. (1990). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nur, M. (2001). Pemotivasian Siswa untuk Belajar. Surabaya: University Press. Univesitas Negeri Surabaya.

Sardiman, A.M. (1996). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.

Soekamto,T. (1997). Teori Belajar dan Model Pembelajaran. Jakarta: PAU-PPAI, Universitas Terbuka.

Sukidin, dkk. (2002). Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Surabaya: Insan Cendekia.

Syah, M. (1995). Psikologi Pendidikan, Suatu Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Usman, M. Uzer. (2001). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Published

2022-08-31

How to Cite

Faisol Hadi, N. (2022). Implementasi Colaboratif Learning dalam Kompetensi Pengetahuan Pendidikan Agama Islam. Almufi Jurnal Pendidikan, 2(2), 132–140. Retrieved from https://mail.almufi.com/index.php/AJP/article/view/169

Issue

Section

Artikel